Tuesday, December 7, 2010

Antivirus Terbaru 2011

Nah bulan Desember dah mau lewat, bentar lagi pergantian tahun...biasanya moment - moment seperti inilah dimanfaatkan virus buat aktif mengahajar kompi - kompi dari sobat - sobat....(istilahnya peringatan tahun baru lah....he...3x). Buat siap - siap ga ada salahnya sobat semua update lagi antivirus nya....yach sekedar jaga - jaga aja sih. Nah berikut ada beberapa link download buat update antivirus terbaru yang bisa sobat buka. Semoga ini dapat memberi inspirasi dan lebih bermanfaat buat sobat semua.


 
1. AVG Antivirus Free Edition 2011
2. Avira AntiVir Personal - Free Antivirus 2011
3. Avast Free Antivirus 2011
4. PC Tools Antivirus Free 2011
5. Norton Antovirus 2011
6. Trend Micro Titanium Antivirus 2011
7. Ad-Aware Free Internet Security 2011
8. MalwarebytesAnti-Malware 2011
READ MORE - Antivirus Terbaru 2011

Friday, December 3, 2010

Flashdisk merupakan alat yang sangat praktis , mudah dibawa dan banyak dipergunakan untuk berbagai kepentingan tukar-menukar data. Tapi sayang flashdisk saat ini menjadi media yang paling sering digunakan sebagai penyebar virus, trojan, worm dan sejenisnya, termasuk perangkat penyimpan data lainnya termasuk MP3 player, MP4 player, Memory Card, Memory Stick, SD Card, MMC dan media penyimpan data removable lainnya yang berbasis USB.
Salah satu virus yang dapat terdeteksi langsung adalah virus autorun.inf. File autorun.inf ini kemungkinan besar dipergunakan oleh virus untuk mengaktifkan file-file yang dibutuhkan untuk menjalankan aksinya. Yang mengherankan adalah file autorun.inf ini berkembang sedemikian rupa sehingga sekarang sangat sulit diberantas dengan menggunakan antivirus sekalipun.
Dulu, setiap kali menemukan autorun.inf, maka dengan mudah kita bisa menghapusnya dari flashdisk. Namun, beberapa waktu kemudian file autorun.inf ini berkembang menjadi file yang tersembunyi (baca: hidden), sehingga aplikasi explorer harus selalu diaktifkan dengan mode yang dapat menampilkan file-file yang disembunyikan. Cara inipun masih cukup efektif untuk mengetahui kehadiran file autorun.inf dan sekaligus dapat dimusnahkan dengan cara dihapus dengan mudah. Belakangan, ternyata file autorun.inf ini sudah diberi kemampuan baru, yakni menjadi file “system” dan sama sekali tidak bisa dirasakan kehadirannya secara visual, bahkan oleh antivirus sekalipun.
Meskipun virus ini kasat mata, namun aksinya masih dapat dirasakan ketika flashdisk ditancapkan ke port USB, maka program akan menawarkan untuk menjalankan aplikasi pada flashdisk secara otomatis. Berarti, di dalam flashdisk tersebut telah ada file yang dapat berjalan secara otomatis.
File autorun.inf sendiri adalah file yang bisa ditulis dengan teks biasa, dan berisi informasi mengenai file apa yang harus dijalankan oleh komputer ketika sebuah media penyimpanan removable dibaca oleh komputer. Misalnya sebuah CD Multimedia Interaktif yang diberi file autorun.inf dapat berjalan secara autoplay tanpa harus diperintahkan. Rupanya kemampuan ini sekarang banyak disalahgunakan oleh para “ahli” virus untuk melancarkan aksinya.
Berikut ini adalah langkah yang cukup praktis untuk menghilangkan file : autorun.inf yang tidak terdeteksi :
1. Boot komputer dengan modus Safemode.
2. Jalankan aplikasi Command Prompt (Start > Run > cmd.exe)
    Bisa juga (Start > All Programs > Accessories > Command Prompt)
3. Ketikkan drive USB tersebut (misalnya E: kemudian tekan [Enter])
4. Ketikkan ATTRIB -R -A -S -H AUTORUN.INF, kemudian tekan [Enter]
5. Ketikkan DEL AUTORUN.INF, kemudian tekan [Enter]
Setelah selesai, komputer dapat di Restart dalam mode Normal.
Penjelasan:
ATTRIB adalah modul yang dipergunakan untuk mengubah atribut sebuah file.
-R adalah perintah untuk menghilangkan mode “Read Only”
-A adalah perintah untuk menghilangkan mode “Archive”
-S adalah perintah untuk menghilangkan mode “System”
-H adalah perintah untuk menghilangkan mode “Hidden”
DEL adalah perintah untuk menghapus file

Pakai Vaksin USB

Selain pake trik diatas bisa juga pakai vaksin usb yang dikembangkan oleh Panda. Vaksin buatan panda ini bekerja dengan me-nonaktifkan Autorun sehingga tidak ada program yang akan berjalan secara otomatis ketika CD/DVD atau USB Flashdisk dibaca oleh komputer.Hal ini diperlukan mengingat tidak ada cara yang mudah untuk mematikan fitur Autorun secara menyeluruh pada sistem operasi Microsoft Windows.
Antivirus sangat membantu untuk mendeteksi file-file virus yang disebarkan melalui media penyimpan removable, tapi tidak mungkin mematikan fitur Autorun pada media penyimpan removable tersebut !
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan vaksinasi terhadap USB Flashdisk untuk menjaga adanya intrusi virus yang menuliskan file AUTORUN.INF secara illegal sebagai media penyebaran file-file executable milik mereka.

Bagaimana Vaksin USB Bekerja ?
Berbeda dengan Antivirus, vaksin USB bekerja dengan cara me-nonaktifkan file AUTORUN.INF untuk mencegah infeksi virus yang dapat menyebar secara otomatis. Ketika diaplikasikan pada USB Flashdisk, vaksinnya akan bekerja dengan mematikan secara permanen file AUTORUN.INF dari berbagai kemungkinan : mencegah dari pembacaan, pembuatan, penghapusan, atau modifikasi.
Dengan demikian, ketika diaplikasikan, maka vaksin ini bekerja dengan mematikan fungsi AUTORUN pada Windows dari membaca file-file berbahaya yang mungkin disertakan pada media penyimpan removable tersebut.

Free Download
Panda USB Vaccine adalah free utility yang bekerja pada sistem operasi Windows 200 SP4, Windows XP SP1 – SP3, dan Windows Vista SP0 – SP1.
Sobat dapat download Panda USB Vaccine dengan klik tombol di bawah ini :

Semoga dapat memberi inspirasi.
READ MORE - Menghapus Autorun.inf dalam Flashdisk

Thursday, December 2, 2010

Stop Virus Conficker

Virus...virus...virusssss...lagi lagi virus bikin pusingggg..... santai sob...kali ini saya akan sharing sedikit trik buat menghentikan salah satu virus yang menyerang dan berkembang melalui jaringan yaitu conficker.Worm Win32/Conficker.A menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di-patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban. Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset “Restore Point” guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. Virus ini juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.
Untuk mencegah virus ini menginfeksi lebih banyak komputer, pastikan Anda melakukan langkah berikut ini:
1. Pastikan virus tersebut tidak aktif di komputer Anda. Caranya adalah dengan memutuskan hubungan komputer ke jaringan.
2. Jika setelah hubungan ke jaringan diputuskan infeksi virus terhenti, maka artinya sumber virus bukan dari komputer Anda melainkan dari salah satu komputer di jaringan.
3. Cari sumber penyebar virus Conficker di jaringan sebelum mengkoneksikan komputer Anda. Logikanya, semua komputer yang belum di-patch dan terhubung ke jaringan dimana ada satu komputer yang terinfeksi virus Conficker, maka akan terinfeksi Conficker juga dalam waktu singkat. Kecuali komputer-komputer tersebut dilindungi oleh Firewall yang memproteksi port:
* UDP Port 135, 137, 138 dan 445
* TCP Port 135, 139, 445 dan 593
4. Patch semua komputer yang sistem operasinya rentan terhadap celah keamanan RPC Dcom 3. Untuk mendapatkan detil patch-nya, silahkan download di situs Microsoft.
Seperti diberitakan sebelumnya, Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan terhadap virus ini.
Nah bagi sobat semua yang kompinya dah terkanjur terinfeksi dapat dakai antivirus PACMAVExpress yang dapat anda download pada link di bawah ini. Semoga dapat memberi inspirasi.
Download PACMAVExpress
READ MORE - Stop Virus Conficker